RSS

STRATEGIS KEGIATAN

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
Assalamua'laikum
  • Strategis Kegiatan Dalam  Hal Kesehatan
Dalam hal stragis kegiatan ini saya akan mengambil satu materi yang saya rasa cukup baik dan memiliki manfaat tinggi bagi kita salah satunya yaitu kegiatan sarapan sayur mayur.

Sayur mayur merupakan jenis makanan penting bagi manusia untuk menjaga kesehatan. Sayuran hijau seperti daun selada, bayam, buncis, kangkung, daun singkong, daun pepaya, dan yang lainnya ternyata memiliki beragam manfaat kesehatan.


Kandungan zat gizi alami dalam sayuran hijau sangat banyak. Selain kaya dengan vitamin A dan C, sayuran hijau juga mengandung berbagai unsur mineral seperti zat kapur, zat besi, magnesium dan fosfor. Sayuran yang berwarna hijau tua merupakan sumber karotenoid (pigmen dalam tanaman yang terdapat pada tumbuhan) terbaik dan tergolong penting untuk memerangi radikal bebas.
Klorofil (zat hijau daun) pada sayuran hijau merupakan pigmen dari tanaman yang warnanya hijau dan terdapat dalam kloroplas sel tanaman. Klorofil mempunyai struktur kimia yang hampir mirip dengan hemoglobin (sel darah merah). Sehingga menurut penelitian para ahli gizi, klorofil dapat dimanfaatkan untuk merangsang pembentukan sel darah merah pada penderita anemia.
Selain itu klorofil juga mampu berfungsi sebagai pembersih alamiah (mendorong terjadinya detoksifikasi); antioksidan yang akan menetralkan radikal bebas sebelum menimbulkan kerusakan pada sel-sel tubuh; antipenuaan dan antikanker.
Dan juga, enzim protease inhibitor yang terdapat dalam sayuran hijau dapat berfungsi sebagai pencegah timbulnya kanker, terutama kanker pada usus. Kandungan vitamin K dalam sayuran hijau berperan penting dalam proses pembekuan darah, pembentukan tulang, serta mencegah pembentukan batu ginjal. Mengonsumsi sayuran hijau secara teratur dalam setiap porsi makan dapat mempertahankan keremajaan kulit dan membantu mempertahankan kekuatan pembuluh darah agar tidak mudah pecah.
Yang tak kalah penting, kandungan antioksidan dan serat alami dalam sayuran hijau akan menjaga kesehatan dan melancarkan saluran pencernaan. Hal ini akan memudahkan sisa-sisa metabolisme yang tidak berguna keluar dari tubuh sehingga tak sempat mengendap dan menimbulkan penyakit.
Bahkan, antioksidan yang banyak ditemukan dalam sayuran hijau dapat melindungi sel mata dari cahaya ultraviolet yang merupakan penyebab utama katarak. Hal ini disebabkan karena sayuran hijau memengandung jenis antioksidan lutein dan zeaxanthin hampir 10 kali lebih banyak dibanding vitamin E yang mampu melindungi sel mata dari kerusakan yang disebabkan ultraviolet.
 

  • Strategis Kegiatan Dalam Hal Pendapatan


Pendapatan merupakan hal yang sangat signifikan dalam kehidupan terutama dalam hal ekonomi. Mengenai pendapatan menurut saya tergantung berapa besar hasil yang kita peroleh dari usaha yang kita lakukan. Pendapatan itu diperoleh dari hasil bekerja, bertani, bedagang, dan sebagainya.

Dalam hal strategis kegiatan mengenai pendapatan saya akan menguraikan pendapatan yang diperoleh dari hasil berdagang, salah satunya yaitu mengenai penjualan dari kerupuk bangreng.

Kerupuk Bangreng

Pabrik kerupuk bangreng ini terletak di Cibogor, dusun 4 Desa Cijeler. Pemilik usaha kerupuk bangreng ini adalah Ibu Ani dan Bapak Endang yang telah memproduksi kerupuk bangreng sejak tahun 1984. Selain kerupuk bangreng, mereka juga memproduksi kerupuk mini dan kerupuk kemplang. Proses produksi dilakukan di rumahnya sendiri yaitu di Cibogor dan di pasarkan ke warung-warung yang ada di Desa Cijeler, Babakan dan Desa Ambit. Bahan utama dari kerupuk bangreng ini adalah tepung tapioka atau biasa disebut aci, bawang putih dan terasi. Akan tetapi kendala yang dihadapi adalah produk ini belum mendapatkan label halal, baru mendapatkan izin dari desa koperasi SPP untuk mengedarkan produk. Untuk melakukan 1 kali produksi yang di hasilkan adalah sebanyak 25 kg.




Kerupuk Bangreng
Adapun proses pembuatan  kerupuk bangreng yaitu :
Mencampurkan air panas dan air dingin ke dalam adonan aci yang diencerkan sampai menjadi bubur.
Menyatukan sagu mentah ke dalam adonan aci encer yang telah menjadi bubur.
Mencetak, mengiris dan menjemur adonan yang telah dibuat.
Menggoreng adonan dengan 2 kali proses pengorengan. Pertama dengan menggunakan wajan yang di isi dengan sedikit minyak kemudian menggoreng untuk kedua kalinya menggunakan wajan besar yang di isi  dengan minyak penuh agar mengembang sempurna.



  • Strategis Kegiatan Dalam Hal Sosial Budaya
Mengenai sosial budaya begitu banyak ragamnya, karena setiap daerah memiliki budaya dan adat-istiadat yang berbeda-beda. Saya akan menguraikan salah satu adat-istiadat budaya yang biasanya dilakukan didaerah saya, salah satunya yaitu Tari Umbul

kesenian yang ada di Desa Cijeler yaitu Tari Umbul. Tari umbul merupakan tari khas Situraja Kabupaten Sumedang. Pada awalnya Tari Umbul dikenal sebagai tarian dalam pertunujukan Reog, tarian tersebut mengandung unsur erotik dan humoris yang menjadi ciri khasnya. ada juga yang berpendapat bahwa Tari Umbul berasal dari daerah Indramayu, yang dibawa oleh salah seorang seniman bernama Kalsip, kemudian berkembang di daerah Sumedang. Menurut Bapak Dadi (Seniman dan Budayawan Desa Cijeler) Tari Umbul diperkirakan muncul pada tahun 1940, Tari Umbul berkembang di Desa Pasireungit, Kecamatan Paseh melalui sebuah perkumpulan seni yang dinamakan Seni Umbul Pangreka Budi. Selain di Kecamatan Paseh, Tari Umbul juga tumbuh di Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang.
Tari Umbul yang tumbuh di kecamatan Situraja berhasil menciptakan rekor muri mengerahkan sebanyak 2012 orang penari yang berasal dari 9 desa termasuk penari dari Desa Cijeler dan dipentaskan di Alun-alun Sumedang pada Tanggal 20 Mei 2012 di Alun-alun Sumedang. berdasarkan hasil wawancara dengan Bapak Dadi selaku seniman Desa Cijeler ”Jumlah penari yang mencapai 2012 orang itu mengandung filosofi dengan tahun 2012, sedangkan jumlah pemukul dog-dog yang berjumlah 20 orang itu mengikuti tanggal pelaksanaan tanggal dan penabuh bedug lima orang itu filosofinya pada bulan kelima,”




Ciri khas Tari Umbul yaitu gerakan pinggulnya yang erotis, hal tersebut mendapatkan pro dan kontra dari masyarakat, karena dianggap terlalu vulgar sehingga timbul permasalahan yang tidak diinginkan, oleh karena itu, pada tahun 1994 Tari Umbul mengalami kevakuman. Namun dalam waktu yang tidak terlalu lama Tari Umbul muncul kembali bahkan berkembang dengan baik, dikarenakan adanya pengurangan unsur erotis yang terdapat dalam Tari Umbul, dan fungsi sebagai sarana ritual sudah tidak digunakan lagi, sehingga masih bertahan dan tetap digemari oleh masyarakat Desa Cijeler. Hal ini dimaksudkan karena Tari Umbul penampilannya sudah lebih baik bahkan kini sering disajikan pada acara pernikahan, khitanan, 17 Agustus maupun dalam event-event besar keparawisataan. Dimana wisatawan yang melihat pertunjukan tersebut bukan hanya dari dalam negeri melainkan dari luar negeri.
Ciri khas dari Tari Umbul yaitu para penari menggunakan kacamata hitam, selain itu penari menggunakan pakaian seperti kebaya, samping dan selendang. Selain itu, ciri khas dalam bentuk gerakan tari yakni salah satu bentuk gerakan terdiri dari pencak silat. Gerakan pencak silat sendiri mengandung makna bahwa seorang perempuan harus bisa menjaga diri dengan ilmu bela diri, muali dari gerakan tangan dimana gerakan tangan melambangkan gerakan memetik tanaman. Makna dari gerakan memetik tanaman adalah berhubungan dengan fungsi awal dari seni tersebut, yakni sebagai tanda syukur hasil panen. ciri khas lain terdapat pada unsur lagu yang menggambarkan bahwa kesenian ini merupakan warisan nenek moyang terdahulu.
Durasi tari umbul ini sekitar ± 10 menit. Tari ini biasa dilakukan oleh ibu-ibu. Setiap desa memiliki anggota penari umbul kira-kira 50 orang. Dari setiap desa mengirimkan perwakilan ke Kecamatan Situraja sebanyak 3 orang untuk menjadi pelatih tari umbul di desa masing-masing. Mereka mengadakan latihan Tari Umbul paling sedikitnya setiap 1 minggu sekali di Situraja, Kabupaten Sumedang.



  • Strategis Kegiatan Dalam Hal Perkantoran


Lembaga swadaya masyarakat (disingkat LSM) adalah sebuah organisasi yang didirikan oleh perorangan ataupun sekelompok orang yang secara sukarela yang memberikan pelayanan kepada masyarakat umum tanpa bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari kegiatannya.
Organisasi ini dalam terjemahan harfiahnya dari Bahasa Inggris dikenal juga sebagai Organisasi non pemerintah (disingkat ornop atau ONP ( Bahasa Inggris: non-governmental organization; NGO).
Organisasi tersebut bukan menjadi bagian dari pemerintah, birokrasi ataupun negara. Maka secara garis besar organisasi non pemerintah dapat di lihat dengan ciri sbb :
  • Organisasi ini bukan bagian dari pemerintah, birokrasi ataupun negara
  • Dalam melakukan kegiatan tidak bertujuan untuk memperoleh keuntunga
  • Kegiatan dilakukan untuk kepentingan masyarakat umum, tidak hanya untuk kepentingan para anggota seperti yang di lakukan koperasi ataupun organisasi fropesi.




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar